Mengapa kami ada

 


cover


BANTU KAMI UNTUK MEMBANTU…

Donasi dapat dikirimkan melalui:
– Bank Mandiri a/n Soekarno Care: 152-00-5005121-4

*********************************************************************
Total dana terkumpul hingga saat ini : Rp. 28.125.883 + USD 8.000
*********************************************************************

Pendahuluan

Indonesia sebagai bangsa yang memiliki prinsip  nilai-nilai luhur kemanusiaan yang tertuang baik dalam semangat perjuangan kemerdekaan maupun dasar hukum negara yang juga tercermin dalam sikap-sikap tegas bangsa sejak awal kemerdekaan hingga saat ini, yang terus menyuarakan perjuangan untuk membantu masyarakat dunia yang menderita akibat konflik, ketidakadilan dan penindasan. Indonesia, sebagaimana diwakili oleh almarhum Presiden Soekarno yang sekaligus sebagai salah satu pendiri negara Republik  Indonesia terus menyuarakan keadilan, kemanusiaan dan kepedulian sebagai langkah-langkah kebijakan indonesia diluar negeri yang menyebabkan nama Soekarno tidak pernah hilang dari ingatan bangsa-bangsa dunia termasuk bangsa-bangsa Arab. Harumnya nama bangsa Indonesia terutama disebabkan oleh kebijakan-kebijakan Soekarno dalam membantu bangsa-bangsa lain dan keberanian beliau untuk membantu. Karena membantu tidak hanya memerlukan harta dan tenaga namun tidak akan berarti tanpa adanya keberanian. Satu jejak yang harus diikuti oleh generasi penerus bangsanya, yang untuk itu misi kemanusiaan ini kami galang.

Nama organisasi ini semata-mata terinspirasi oleh semangat dan gerakan kemanusiaan yang dilakukan oleh Presiden Soekarno di dunia internasional. Komunitas yang dibentuk ini tidak terkait secara organisatoris dengan lembaga atau yayasan atau komunitas atau keluarga Presiden Soekarno, melainkan sebagai organisasi independen yang secara murni dibentuk untuk membantu para pengungsi Suriah yang untuk sementara ini difokuskan pada wilayah dengan kondisi pengungsi yang terparah. Organisasi ini didirikan untuk membantu rakyat Suriah dengan tidak memandang agama, suku, ras, sekte atau orientasi politik manapun.

Latar Belakang

Sejak Bulan Maret 2011 terjadi konflik yang menyebabkan rakyat suriah sedikit demi sedikit mengungsi dari rumah-rumah mereka ke tempat lain di dalam Suriah yang mereka anggap lebih aman. Akibat makin meluasnya konflik antara kelompok bersenjata dengan tentara Suriah maka pengungsian massal ke negara-negara yang berbatasan dengan negara tersebut tak terelakkan. Hingga saat ini badan PBB yang menangani masalah pengungsi UNHCR mencatat lebih dari 2,3 juta pengungsi dari Suriah tersebar ke negara-negara seperti Irak, Turki, Jordan dan Libanon. Lebih dari satu juta diantaranya mengungsi ke Iraq, Turki dan Jordan, sedangkan menurut catatan UNHCR jumlah pengungsi yang tercatat (registered refugees) di Libanon mencapai sekitar 800 ribu jiwa [1], dan sekitar 54 ribu jiwa dalam proses menunggu registrasi (catatan UNHCR per tanggal 26 Desember 2013). Pemerintah Libanon memperkirakan jumlah pengungsi di Libanon sesungguhnya mencapai 1 juta jiwa. Komposisi para pengungsi terdiri dari 49% pria dan 51% wanita dengan data statistik UNHCR tertanggal 26 Desember 2013 seperti tertera pada diagram berikut (sumber: www.unhcr.org):

graph1Sumber: Badan PBB untuk urusan pengungsi UNHCR – www.unhcr.org
(
klik pada gambar untuk memperbesar)

graph2Sumber: Rochelle Davis – Georgetown University – USA
(klik pada gambar untuk memperbesar)

Tercatat 4,2 juta jiwa sebagai pengungsi di negara mereka sendiri.  Pengungsi Suriah tercatat oleh badan PBB untuk masalah pengungsi sebagai  preseden terburuk yang pernah terekam dalam sejarah kemanusiaan.

Kondisi cuaca

Kondisi cuaca pada musim dingin ini (Desember hingga Februari) memperparah kondisi para pengungsi. Kebutuhan akan makanan yang cukup, pakaian tebal dan kantung-kantung hangat untuk tidur sangat dibutuhkan. Pada musim panas nanti, suhu dapat mencapai 40 derajat celcius, ini juga akan menyulitkan para pengungsi.

Bantuan yang ada

Bantuan yang ada umumnya adalah bantuan secara spontanitas dari masyarakat dimana pengungsi tersebut berada serta dari Lembaga-lembaga resmi PBB seperti UNHCR, UNICEF dan NGO dari berbagai negara seperti Perancis, Kanada, Jerman, Qatar, dan Saudi Arabia. UNHCR sendiri mengumumkan secara resmi melalui media mereka bahwa mereka mengalami devisit anggaran untuk pengungsi Suriah dimana mereka memperkirakan total kebutuhan dana untuk pengungsi adalah sebesar 1,216 milyar USD dan dana yang diterima baru mencapai 69% atau sekitar 842 juta USD sehingga kekurangannya adalah sekitar 374 juta USD[2]. Berdasarkan laporan UNHCR, 20% dari total sumbangan ini akan digunakan untuk kampanye penggalangan dana (9%) dan administrasi (11%).

*****   Baca juga: https://soekarnocare.org/2014/01/09/amal-10/  *****

REFERENSI

[1]  Sumber data dari UNHCR website: http://data.unhcr.org/syrianrefugees/country.php?id=122#
[2] Catatan UNHCR tertanggal 16 Desember 2013. Sumber data: idem.

.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s